Aliran fluida yang berhenti
mendadak menimbulkan kenaikan tekanan yang sangat tajam sehingga menyerupai
suatu pukulan dan dinamakan gejala
pukulan air (water hammer). Tekanan yang timbul dinamakan tekanan
pukulan air (water hammer pressure). Fenomena keadaan unsteady ini dapat dikatakan sebagai perubahan energi kinetik
dan energi tekanan yang bisa menjadi positif atau negatif. Efek negatif yang
dihasilkan oleh fenomena tersebut diantaranya adalah merusak valve, menimbulkan
getaran pada pipa, menggetarkan tumpuan pipa, menyebabkan kavitasi pada
impeller pompa, dan memperpendek umur pemakaian peralatan. Perubahan tekanan
bangkitan yang terlalu besar dapat menyebabkan pipa menjadi rusak atau pecah.
Fenomena water hammer dapat
terjadi hampir di setiap sistem instalasi perpipaan. Fenomena ini mempunyai
dampak buruk apabila sistem perpipaan tersebut tidak memperhatikan akibat dari
water hammer. Fenomena dalam sistem perpipaan mempunyai dampak negatif dengan
selang waktu tertentu, water hammer adalah fenomena dimana dampak yang
ditimbulkan terjadi seketika itu juga. Penanggulangan yang tidak tepat terhadap
dampak tersebut dapat mengakibatkan instalasi tersebut harus dimatikan
(shutdown).